Halaman Utama » Prediksi Togel » Sedang Transaksi Senpi Ilegal, Seorang Remaja Ditembak Polisi

Sedang Transaksi Senpi Ilegal, Seorang Remaja Ditembak Polisi

Sedang Transaksi Senpi Ilegal, Seorang Remaja Ditembak Polisi – Anggota Unit Reskrim Polsek Kandis sangat terpaksa menembak BH (18) waktu juga akan transaksi jual beli senjata barah rakitan ilegal di Kabupaten Siak, Riau. Sampai kini, dia diincar polisi karna terindikasi jual senpi itu.

Paha kanan aktor bolong karena peluru petugas yang ditembakkan waktu penangkapan di Jalan Lintas Pekanbaru – Duri km. 80 Kelurahan Kandis Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah menyebutkan, remaja itu bertempat di RT 02 RW 06 Desa Kandis Godang Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Waktu juga akan dikerjakan penangkapan, aktor yang membawa senpi itu berupaya kabur.

” Namun petugas menguber serta memberi tembakan peringatan, aktor tidak menggubris serta membahayakan petugas waktu itu, lantas ditembak paha kanannya, ” kata Barliansyah pada merdeka. com, Selasa (10/10).

Walau sekian, aktor masih tetap saja berupaya lari dengan kaki terpincang-pincang. Polisi juga menguber aktor serta berhasil menyergapnya. Lalu petugas membawa aktor ke Puskesmas Kandis untuk diobati.

” Kemudian, aktor dibawa ke Polsek Kandis untuk dikerjakan kontrol dengan seseorang rekannya yang juga akan jadi saksi, ” terang Barliansyah.

Dari penyergapan itu, polisi temukan beberapa tanda bukti berbentuk 1 pucuk senpi rakitan warna hitam, gagang plastik warna coklat serupa type Revolver dengan lobang silinder sejumlah 6 buah. Dan, didalam silinder diketemukan 1 cartridge kuningan.

Polisi juga temukan 1 tas pakaian warna biru terbuat dari kain yang berisikan 9 butir cartridge, ujungnya tertempel peluru type senapan angin, dan 1 batang besi bulat padat selama 15 cm.

” Pada petugas, aktor mengakui senpi rakitan itu didapat dari almarhum ayahnya yang telah wafat setahun lantas, ” kata Barliansyah.

Dari tempat tinggal tersangka, Polisi juga temukan 1 pucuk benda serupa senjata barah yang terbuat dari plastik warna hitam. Ada pula 52 butir cartridge kuningan yang di ujungnya ditempelkan type peluru senapan angin.

Bahkan juga 104 butir Cartridge kuningan merk Super Fix PL 22 yang diisi mesiu diketemukan petugas, diluar itu ada pula 1 kotak peluru senapan angin yang terbuat dari timah serta 200 butir peluru senapan angin yang terbuat dari timah.

” Tersangka dijerat pasal 1 Undang-undang Darurat nomor 12 th. 1951 dengan ancaman pidana 20 th. penjara, ” tutur perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian th. 1996 ini.

Penulis: admin
Topik

Postingan Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *